Ilmuwan Ciptakan Kulit Antipeluru

Jalila Essaidi, ilmuwan asal Belanda, membuat inovasi unik dengan menciptakan kulit antipeluru. Inovasi tersebut dibuat dalam proyek bernama "2.6g 329m/s", berdasarkan berat dan kecepatan peluru senapan panjang kaliber 22.

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/19/0949454620X310.jpg

Kulit antipeluru dibuat pertama-tama dengan memanen protein sutra laba-laba dari susu kambing rekayasa genetika. Protein tersebut dikumpulkan dan ditenun sehingga menghasilkan material sekuat baja. Kemudian, digabungkan dengan sel kulit manusia dengan cara dikulturkan.

Hasil kultur menunjukkan jaringan kulit antipeluru. Dalam video YouTube seperti ditunjukkan oleh Essaidi di bawah artikel ini, kulit buatan itu berhasil menahan peluru, meski bukan yang berkaliber dan berkecepatan tinggi.

Pengembangan inovasi ini memang masih diperlukan, tetapi Essaidi sudah punya banyak angan-angan. "Bayangkan rompi antipeluru dengan sutra laba-laba yang bisa menangkap peluru yang di masa modern sama dengan panah Genghis Khan," kata Essaidi.

Lebih gila lagi, ia mengatakan, "Bayangkan kita menggantikan keratin, protein yang bertanggung jawab pada kekerasan kulit, dengan sutra laba-laba. Sangat mungkin menyisipkan gen pembuat sutra laba-laba pada genome manusia sehingga tercipta manusia antipeluru."

Fiksi ilmiah alias cuma khayalan? Mungkin ya. Tetapi, kalau tujuannya hanya rompi antipeluru, sekarang pun sudah ada. Menciptakan manusia antipeluru ialah tujuan yang lebih revolusioner. Kita tunggu saja perkembangan penelitian selanjutnya.

Bagi yang ingin melihat, kulit antipeluru yang berhasil diciptakan Essaidi kini dipamerkan di National Natural History Museum Naturalis, Leiden, Belanda, hingga 8 Januari 2012 mendatang.

Berikut ini videonya :



Sumber :
sains.kompas.com
READ MORE»

Terpecahnya Misteri Goa Terbesar di Dunia yang Angker dan Mengeluarkan Siulan

Pasti Anda pernah mendatangi sebuah tempat yang tiba-tiba terasa ada kekuatan magis disekitarnya sehingga menyebabkan bulu kuduk Anda berdiri. Perasaan ini jugalah yang dirasakan oleh penduduk sekitar Son Doong Cave, goa terbesar di dunia yang terletak terletak di Phong Nha-Ke Bang National Park, Kabupaten Bo Trach, Provinsi Quang Binh, Vietnam.

Goa ini mengeluarkan suara-suara aneh sepanjang hari dan ditambah dengan suhu dingin nya benar-benar menyebabkan bulu kuduk penduduk perumahan sekitarnya tersebut merinding.

Suara-suara aneh menciptakan kesan angker terhadap goa ini sehingga penduduk sekitar  tidak berani menginjakkan kakinya ke goa Son Doong tersebut. Kepercayaan akan hal-hal gaib yang terdapat di dalam goa tersebut menakutkan semua penduduk disana.


Khabar mengenai goa misterius ini kemudian sampai ke telinga para ilmuwan Inggris. Para ilmuwan ini pun mendatangi gua ini untuk mengadakan observasi. Mereka sangat terkejut karena ternyata goa ini maha luas bahkan besarnya lima kali lebih luas daripada goa terbesar di Vietnam, Phong Nha.

Lebih terkejut lagi mereka ketika mereka melakukan pengukuran atas goa tersebut, ternyata lebih besar daripada pemegang rekor goa terbesar di dunia, Deer di Malaysia, yang panjang nya hanya 2km, tinggi 100 meter, dan lebar 90 meter. Dengan demikian Son Doong Cave merupakan goa terbesar di dunia dengan panjang sekitar 5 km, tinggi 200 m, dan lebar 150 meter.


Sampai akhirnya tahun lalu, sekelompok ilmuwan Inggris mengungkap harta terpendam Vietnam ini. Para peneliti mendatangi Son Doong Cave untuk melakukan observasi. Betapa terkejutnya mereka, ketika menemukan ternyata goa itu maha luas. Goa ini ternyata lima kali lebih luas dari gaa terbesar di Vietnam, Phong Nha, bahkan setelah diukur, luasnya jauh lebih besar dari goa terbesar di dunia, Deer di Malaysia.

Bukan hanya itu, para tim peneliti Inggris dari British Cave Research Association ini juga berhasil menguak suara-suara aneh yang selama ini ditakuti penduduk. Menurut mereka siulan aneh tersebut disebabkan oleh angin dan sungai bawah tanah yang airnya sangat deras sehingga menggemakan suara-suara aneh itu.


Setelah penemuan spektakuler tersebut, tim ekspedisi Inggris ini melanjutkan penelitian sekitar pegunungan barat provinsi Quang Binh dan mendapatkan penemuan yang luar biasa. Dalam satu bulan ekspedisi mereka, berhasil ditemukan 20 goa lagi. Dengan demikian, berarti, terdapat total 150 goa di Phong Nha Ke Bang National Park.









Sumber:
adipedia.com
READ MORE»

13 Katak Bertaring Ditemukan di Sulawesi

Ben Evans, pakar hewan dari McMaster University di Hamilton dan ilmuwan Indonesia menemukan 13 spesies katak bertaring di Sulawesi. Sejumlah 9 dari 13 spesies itu belum pernah ditemukan sebelumnya. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal The American Naturalist bulan ini.

 
Katak ini meletakkan telur di dedaunan dan bukan di air, lalu menungguinya. Jenis ini adalah salah satu dari 9 spesies katak yang belu dikenal dunia ilmu pengetahuan sebelumnya.

Katak bertaring termasuk dalam genus Limnocetes, disebut bertaring karena memiliki tonjolan tulang di rahang bawah. Taring yang dimaksud bukan berarti gigi taring yang sebenarnya, sebab tak memiliki akar gigi atau ciri-ciri gigi lainnya.

Dalam papernya, Evans menulis, seluruh spesies katak bertaring yang ditemukan memiliki variasi adaptasi yang berbeda, sesuai kondisi lingkungan dan iklim mikro masing-masing, mulai dari yang terbasah hingga terkering dan dengan beragam vegetasi yang ada.

Beberapa spesies punya kaki berselaput tebal untuk beradaptasi dengan arus sungai yang deras. Sementara yang lain berselaput tipis, sesuai dengan lingkungan darat. Yang unik, ada katak yang melakukan fertilisasi internal, meletakkan telurnya jauh dari air dan mengawasinya.

Katak bertaring dari genus Limnonectes, memiliki tonjolan tulang unik di rahangnya. Para peneliti tidak yakin apa kegunaannya, namun diduga untuk mempertahankan diri atau mencari makan.

"Penemuan ini menjadi contoh bagus bagaimana spesies pada akhirnya menggunakan taktik yang sama untuk survive dan melakukan diversifikasi ketika diberi kesempatan," kata Evans seperti dikutip CBCnews, Jumat (12/8/2011).

Evans mengatakan bahwa berdasarkan hasil penelitian, tak ada genus katak lain di Sulawesi yang bisa berkompetisi dengan genus katak bertaring. Ini menjadi bukti bahwa katak bertaring berevolusi untuk mengisi kekosongan relung kehidupan yang ada di Sulawesi.

Sampai saat ini, ilmuwan belum mengetahui manfaat taring pada katak genus ini. Beberapa kemungkinan adalah sebagai senjata melawan pejantan lain untuk mempertahankan wilayah, menangkap mangsa seperti ikan dan serangga serta sebagai senjata melawan predator.

Untuk menemukan katak ini, Evans dan timnya harus melakukan ekspedisi di sepanjang sungai dan hutan dengan resiko gigitan ular berbisa. Hasilnya, ada 683 ekor katak yang berhasil ditangkap. Peta distribusi katak lalu dibuat, sekaligus perbandingan ciri katak dengan lingkungannya.

 
Salah satu bentuk adaptasi hidup di aliran sungai yang deras adalah ukuran tubuh yang besar. Beberapa spesies katak bertaring tumbuh hingga sepanjang 13 cm.

Saat ekspedisi, Evans berusaha menangkap katak di hutan yang belum tersentuh illegal logging. Namun, ia mengatakan, "Ada banyak hutan dimana kami mengambil sampel yang kemudian hilang ketika kami mengunjunginya beberapa tahun kemudian."

Sejauh ini, Evans mengatakan belum ada dari spesies yang ditemukan punah. Tapi ia mempercayai, distribusi katak-katak tersebut telah berkurang. Perlu usaha pelestarian lingkungan untuk menjaga katak-katak ini tetap eksis.


Sumber:
http://sains.kompas.com
READ MORE»

Jika Kemerdekaan Indo Bukan Jatuh Pada Tanggal 17 Agustus 1945 ?




Kita harus bersyukur , Kemerdekaan Indonesia jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945 .
Semangat 45 Terdengar " Gagah " . Coba kalau merdeka di tahun 69 ?
Semangat 69 akan terdengar " Menggagahi "

Kita Juga harus bersyukur lagi , merdeka tanggal 17 agustus. Semua harus serba merah putih . 
Coba kalau merdeka tanggal 14 februari ?? 
Pasti serba merah jambu :))

Masih bersyukur , proklamator Republik Indonesia bernama Ahmad Soekarno .
Kalau proklamatornya Ahmad dhani ??
Bisa-bisa jadi Republik Cinta 

Bersyukur juga merdeka jatuh pada tanggal 17/8/45 .
Burung garuda jadi gagah. jumlah bulunya kan sesuai dengan tanggal kemerdekaan Indonesia.
Coba kalau merdekanya 1/1/45 ?
Bulu sayap & ekornya cuma sehelai .
OMG , ga kebayang deh .. hehehe

Bersyukur lagi warna bendera kita merah putih . Coba kalau warna nya ungu ??
lagu kebangsaan berubah jadi " Demi Waktu "

Kita bersyukur dipimpin oleh PRESIDEN , Yang ngomongnya " Saya Prihatin " .
kalau pemimpinnya RAJA , Dia bakal bilang " Jujurlah Padaku .

Dan yang terakhir , kita harus bersyukur merdeka pada tahun 1945 .
kalau merdeka tahun 2010 , Pasti semboyannya 13h1n3K4 tuN994L 1K4
#4L4i 4 B13ZZ


Dirgahayu Indonesia 

READ MORE»

Foto Menakjubkan Letusan Gunung Berapi di Iceland dari Jarak Dekat

Sebagian besar orang tentu lebih memilih menghindar ketika terancam oleh letusan gunung vulkanik yang menghasilkan lava panas hingga 1,000C. Namun tidak bagi Skarphedinn Thrainsson, seorang fotografer pemberani yang berani menantang maut demi memperoleh foto-foto yang memang menakjubkan.

"Itu adalah pengalaman yang paling menakjubkan dalam hidup saya" ujar Skarphedinn.

"Anda merasa begitu kecil dan tak berdaya di depan gunung vulkanik. Dan kembali ke fotografi landscape yang normal setelah mengalami hal tersebut, rasanya membosankan"

Skarphedinn, yang berasal dari Reykjavik, Iceland, mengambil foto-foto indahnya pada saat letusan gunung Fimmvorduhals dan Eyjafjallajokull, yang sempat menimbulkan kehebohan di Eropa sekitar 2 tahun lalu.

Gunung berapi di Fimmvorduhals merupakan gunung yang cenderung lebih friendly. Namun, Eyjafjallajokull waktu itu letusannya mengerikan, yang abunya sempat mematikan industri penerbangan di Eropa.

"Sangatlah berbahaya di sekitar area Eyjafjallajokull, ICeland, waktu saya mengambil sebagian besar foto tahun lalu, karena petir menyambar-nyambar di balik abu pekat"

"Petir sempat menyambar di dekat spot saya berdiri malam itu. Dua orang meninggal secara tragis karena tersesat malam itu setelah melakukan observasi disana." tambahnya.

Skarphedinn kini terobsesi untuk mengabadikan momen-momen luar biasa, dan target selanjutnya adalah Hawaii dan lokasi menakjubkan lainnya. Namun ia menyatakan siap untuk memotret jika suatu waktu gunung di Iceland kembali meletus.

Gambar bibir gunung berapi yang sedang meletus ini menghasilkan foto menakjubkan yang nampak seperti hujan api


Petir menggelegar dan memecah langit seiring asap hitam mengebul keluar dari gunung berapi


Dari awan, nampak menyeruak gambar yang mirip angsa hitam, dan di baliknya badai petir berwarna keunguan


Gambar seseorang yang nampaknya mengarah ke kamera -  atau ia justru semakin dekat ke gunung berapi?


Skarphdinn memotret gambar sesama fotografer yang juga berburu foto indah tepat di bibir gunung berapi


Sekelompok orang sedang mensurvei gunung dari jarak dekat, yang jelas bukan jarak aman


Dengan langit malam sebagai latar belakangnya, dan lava yang menjalar turun dari gunung, membuat foto ini seolah berasal dari dunia yang lain


Indahnya Aurora Borealis di atas gunung berapi yang aktif mengeluarkan lava


Gunung berapi yang mengeluarkan lava berwarna oranye, menciptakan kontras yang indah dengan langit


Sepasang fotografer yang bersiap kabur jika percikan lavanya terlalu dekat dengan mereka


Sumber:
READ MORE»
Copyright 2011 ISENG ISENG BACA