Hasil Penelitian, Mayat Seorang Perokok Lebih Lama Terurai

Di dalam kubur, mayat perokok akan lebih lama menyatu dengan tanah ketimbang mayat orang yang tidak merokok. Begitulah simpulan para ahli forensik dari University of Wolverhampton, Inggris, yang mengadakan serangkaian penelitian untuk menentukan secara pasti waktu kematian dalam kasus-kasus mencurigakan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAgDCSAswR2K-ykujAiqSpXyjuEyH7uSk5HA8RIKqhyphenhyphenpl-Q5Xex4-vrp6BCfiNQHaqATx4Lf2Aio8MRt8YH-82rmAP8Nxk-hNFOnPkTxPs0Lu85JtaE9aTjVwh-4BftnAyKkFC3aX6uA/s1600/ilustrasi_100702075417.jpg

Menghitung interval post-mortem (PMI) - waktu yang telah berlalu sejak seseorang telah meninggal – merupakan salah satu bagian terpenting dari informasi yang akan didirikan dari TKP, dan ini adalah salah satu yang paling sulit untuk mencari tahu. Karena semakin lama mayat ditemukan, metode yang selama ini digunakan semakin tidak akurat.

Terlebih lagi, saat tubuh dimakamkan di kuburan rahasia, metode untuk menentukan PMI bisa menjadi tidak dapat diandalkan untuk berbagai alasan: aktivitas serangga membuahkan tanda yang menjadi kurang dari yang diharapkan, atau akan sulit untuk mengatakan apakah tubuh dipindahkan dari lokasi lain.

Christopher Rogers dari University of Wolverhampton, Inggris, yang memimpin penelitian menyebut tiap bagian tubuh ternyata memiliki “masa hancur” yang beragam. Dia mencontohkan tulang rawan, karena tidak mendapatkan pasokan darah, maka akan rusak lebih lambat dari jaringan lain.

Untuk menguji teori ini, Rogers dan koleganya mengubur kaki babi dalam tanah untuk mensimulasikan penguburan manusia di kuburan dangkal. Mereka meninggalkan kaki untuk menguraikan berbagai panjang waktu hingga sampai 13 minggu.

Hasil penelitiannya disajikan dalam Konferensi Penelitian Forensik dan Pengajaran di Coventry, Inggris, menunjukkan bahwa tulang rawan terurai dalam beberapa tahap yang berbeda. Yang penting, kristal mineral yang terbentuk pada tulang rawan setelah tiga minggu dan menghilang setelah enam minggu, memberikan cap “waktu yang jelas”.

Rogers yakin bahwa kristal bisa membuat tulang rawan alat analisis yang berguna dalam menentukan PMI, namun menekankan bahwa studi yang sama perlu dilakukan dalam kondisi yang berbeda, seperti temperatur yang berbeda dan jenis tanah, untuk memeriksa apakah hasil yang konsisten.

Dalam studi terpisah di Nottingham Trent University, Inggris, Andrew Chick meneliti apakah merokok mempengaruhi perhitungan PMI. Ilmuwan forensik sering melihat serangga memakan mayat, tetapi nikotin dalam tubuh perokok bisa mempengaruhi perilaku serangga “dan mengacaukan waktu perkiraan kematian”.

Untuk mengetahui lebih lanjut, Chick dan rekan-rekannya telah meletakkan tiga babi mati di hutan. Dua dari babi telah disuntik dengan nikotin pada tenggorokannya, untuk meniru daerah mana yang terbesar mengandung nikotin dalam tubuh manusia dan satu lagi tanpa disuntik nikotin.

Penelitian akan dilaksanakan selama lima tahun, tetapi tim telah menemukan beberapa hasil awal yang menarik. Ternyata, lalat menghindari daerah nikotin, dan ketika mereka bertelur di sana, telur-telur itu tidak bergerombol seperti pada bagian yang lain.

Bila belatung menetas, mereka juga menghindari makan di daerah yang kaya nikotin. “Bahkan kumbang pun menjauh,” ujarnya, seraya menambahkan hasil ini berarti bahwa tubuh perokok mungkin lebih lambat membusuk dibandingkan non-perokok.

“Jika percobaan ulang mendukung temuan ini, ilmuwan forensik akan perlu untuk membedakan antara tubuh orang yang merokok dan mereka yang tidak, ” kata Chick.

Ia menambahkan, bahan kimia lainnya dapat mengakibatkan hal yang sama juga. “Ada bukti dalam literatur obat-obatan ilegal yang memiliki pengaruh terhadap cara tubuh membusuk: kokain, misalnya, memperbesar ukuran belatung.”

Sumber :
kaskus.us
READ MORE»

Ditemukan Fosil Serangga 'Frankenstein' di Brasil

Fosil yang diperkirakan berasal dari 120 juta tahun silam ini ditemukan di antara fosil-fosil di Brasil. Monster ini memiliki sayap dan tubuh seperti capung.

“Serangga 'Frankenstein' ini merupakan perpaduan karakteristik aneh yang tak terkait kelompok serangga,” ujar salah satu peneliti yang menemukan kelompok serangga baru ini.


Dua dari sekitar koleksi 30 fosil larva dunia, peneliti membuat urutan spesies baru. Coxoplectoptera, serangga yang baru mendapat nama ini berasal dari Periode Krustasius dan tak memiliki keturunan modern.


Kerabat terdekat serangga ini adalah lalat capung. Entomolog Arnold Staniczek mengaku fosil baru ini sangat menarik.


Pasalnya, larva serangga ini menyerupai udang air tawar. Selain itu, para peneliti mengaku menemukan asal muasal sayap serangga ini. Peneliti yakin seperti ditulis Dailymail, sayap serangga ini muncul dari plat punggung dan sayap ini berkembang dari kakinya.

Sumber :
unikaja.com
READ MORE»

Bumi 'Bersendawa' Akibatkan Kepunahan Masal

Ada banyak teori menjelaskan punahnya makhluk hidup dari muka bumi ratusan juta tahun lalu. Salah satunya teori pelepasan gas.

Micha Ruhl dan ilmuwan Nordic Center for Earth Evolution di Universitas Kopenhagen, Denmark menyimpulkan bahwa kepunahan ekosistem laut yang terjadi 200 juta tahun lalu, disebabkan oleh pelepasan gas karbon metan ke atmosfer.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1727942.jpg

Tidak seperti layaknya manusia yang bersendawa, “sendawa” bumi ini meningkatkan temperatur atmosfer bumi. Akibatnya, berbagai organisme serta ekosistem yang hidup kala itu, tidak mampu bertahan hidup karena kondisinya demikian panas.

"Pelepasan sejumlah kecil karbon dioksida dari gunung berapi memicu pemanasan global atmosfer, dan meningkatkan temperatur laut," ujar Ruhl seperti dikutip FoxNews.

"Metan terdapat di dasar laut, dan saat temperatur permukaan meningkat, es meleleh dan metan dilepaskan."

Ia juga mengatakan, saat ini orang khawatir, karena bisa jadi pelepasan metan karbon dioksida dari material perut bumi dapat melelehkan es dengan cara sama seperti ratusan juta tahun lalu. Namun teori itu masih perlu diuji lagi.

Sumber :
inilah.com
READ MORE»

10 Kisah Lucu Penuh Motivasi

http://www.weeklytimesnow.com.au/images/global/funny-story-graphic.jpg

1. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu.

Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain,” sahut anaknya.

Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.



2. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya rusak parah dan tak terawat.

Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, “Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona.”

Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.



3. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, “Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!”

Sedangkan guru dari Barat akan bilang, “Semoga Anda membawakan kecerian bagi seluruh dunia!”

Terkadang orang yang lebih tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.



4. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, “Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!”

Istrinya secara spontan menjawab, “Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur.” Suaminya dengan tenang menjawab, “Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya.”

Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.



5. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”

Orang tersebut menjawab, “Saya harus mengejarnya . . .” Dengan nafas tersenggal-senggal dia berkata, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”

Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis!

Dan juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar.



6. Si A : “Tetangga yang yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya.”
Si B : “Memang sungguh jahat! Adakah Anda segera melapor polisi?”
Si A : “Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya.”

Semua kejadian pasti ada sebabnya, jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri, maka jawabannya pasti berbeda.



7. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.

Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!”

Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.

Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina.



8. Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, “Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?”
Ayahnya menjawab, “Sudah tentu!”
“Siapa yang menemukan listrik?”
“Edison.”
“Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?”

Pakar acapkali adalah kerangka kosong yang tidak teruji, lebih-lebih pada zaman pluralis terbuka sekarang ini.



9. Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelepon dokter rumah tangga minta pertolongan.

Dokter berkata, “Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana.”

Ibu Toto bertanya, “Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan? Dokter itu menjawab, “Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu.”

Jika peristiwa sudah terjadi, mengapa tidak dihadapi dengan tenang dan yakin. Daripada khawatir lebih baik berlega, dari pada gelisah lebih baik tenang.



10. Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya.

Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka.

Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci, walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian, Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.

Sumber :
bukucatatan-part1.blogspot.com
READ MORE»

7 Satrio Piningit yang Diprediksi Akan Mampu Membawa Indonesia Menuju Zaman Keemasan

Dipaparkan ada tujuh satrio piningit yang akan muncul sebagai tokoh yang dikemudian hari akan memerintah atau memimpin wilayah seluas wilayah “bekas” kerajaan Majapahit.

Berkenaan dengan itu, banyak kalangan yang kemudian mencoba menafsirkan ke-tujuh Satrio Piningit itu adalah sebagai berikut :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqB3-CxLEM0t8yklX9EhFKalMbASrybhDAhC80Ljln7TuU5ZoH84Ke5ZTfZCR_-CF5oq22_5EReAFxoq-zqcBpzbkdK5DnOwABpSRwaHv1mGq61vd8kTwzLK__TMCJzqQAExman7m76wg/s320/25579_1274530546164_1316963424_30664017_433623_n.jpg

1. Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro


Tokoh pemimpin yang akrab dengan penjara (Kinunjoro), yang akan membebaskan bangsa ini dari belenggu keterpenjaraan dan kemudian akan menjadi tokoh pemimpin yang sangat tersohor diseluruh jagad (Murwo Kuncoro).

Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soekarno, Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia yang juga Pemimpin Besar Revolusi dan pemimpin Rezim Orde Lama. Berkuasa tahun 1945-1967.


2. Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar

Tokoh pemimpin yang berharta dunia (Mukti) juga berwibawa/ditakuti (Wibowo), namun akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan, serba buruk dan juga selalu dikaitkan dengan segala keburukan / kesalahan (Kesandung Kesampar).

Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soeharto, Presiden Kedua Republik Indonesia dan pemimpin Rezim Orde Baru yang ditakuti. Berkuasa tahun 1967-1998.


3. Satrio Jinumput Sumela Atur

Tokoh pemimpin yang diangkat/terpungut (Jinumput) akan tetapi hanya dalam masa jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja (Sumela Atur).

Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai BJ Habibie, Presiden Ketiga Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1998-1999.


4. Satrio Lelono Tapa Ngrame


Tokoh pemimpin yang suka mengembara / keliling dunia (Lelono) akan tetapi dia juga seseorang yang mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang cukup / Rohaniawan (Tapa Ngrame).

Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai KH. Abdurrahman Wahid, Presiden Keempat Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1999-2000.


5. Satrio Piningit Hamong Tuwuh

Tokoh pemimpin yang muncul membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indonesia. Berkuasa tahun 2000-2004.


6. Satrio Boyong Pambukaning Gapuro

Tokoh pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro).

Banyak pihak yang menyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Ia akan selamat memimpin bangsa ini dengan baik manakala mau dan mampu mensinergikan dengan kekuatan Sang Satria Piningit.

Atau setidaknya dengan seorang spiritualis sejati satria piningit yang hanya memikirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga gerbang mercusuar dunia akan mulai terkuak.


7. Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu


Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Tuhan (Sinisihan Wahyu).

Dengan selalu bersandar hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati.

Sumber :
apasih.com
READ MORE»
Copyright 2011 ISENG ISENG BACA